5 Fakta KEREN usai FINAL Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF 2019 Road to Taipei Open China Open 2019


5 Fakta Unik setelah FINAL Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF 2019 Road to Taipei Open China Open 2019 5 Fakta Unik setelah FINAL Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF 2019 Road to Taipei Open China Open 2019 5 Fakta Unik setelah FINAL Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF 2019 Road to Taipei Open China Open 2019 5 Fakta Unik setelah FINAL Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF 2019 Road to Taipei Open China Open 2019 5 Fakta Unik setelah FINAL Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF 2019 Road to Taipei Open China Open 2019

15 thoughts on “5 Fakta KEREN usai FINAL Kejuaraan Dunia Bulutangkis BWF 2019 Road to Taipei Open China Open 2019

  1. Kebalikan dgn minion turnament lain yg diikuti bisa juara berentetan. Tp pas skalinya di kejuaaraan dunia bisa dikeokan..

  2. Bagaimana Butet juga comeback . XD Indonesia yang sekarang, gampang banget kalahnya . Gak sesuai dengan tradisi Juara yang sudah diukir senior senior

  3. kevin/gideon kalah duluan dr pasangan muda korea. tinggal hendra/ahsan dn fajar/rian. pas di group lawan sebelah perkiraan jepang dgn takuro hoki/kobayasi. maka yg pengalaman lawan takuro/kobayasi adalah hendra/ahsan yg sanggup😁

  4. – Hendra menjadi juara disaat ulang tahunnya
    – Hendra menjadi Atlet tertua (35 tahun) yang menjuarai Kejuaraan Dunia, rekor ini sebelumnya dipegang oleh Thomas Kihlstrom (SWE) saat Kejuaraan IBF WC 1983 (Era IBF) pada usia 34 tahun 148 hari, sedangkan Era BWF sebelumnya dipegang oleh Liliyana Natsir pada usia 31 tahun 352 hari.
    – Muhammad Ahsan menjuarai Kejuaraan Dunia di Basel pada usia 31 tahun 352 hari, sama dengan Butet.
    – Posisi Ranking Dunia The Daddies setelah BWC2019 semakin kokoh di posisi #2 dengan perolehan point 89937, sedangkan Minions masih belum tergeser di Posisi #1 dengan jumlah point 102153, sedangkan Fajar/Rian kembali ke posisi Top #6

  5. Kejuaraan dunia dimulai 1977
    (3 tahun sekali).
    Berubah 2005 ( 2 tahun sekali).
    Saat ini sudah jadi kalender bwf 1 tahun sekali.
    Karena 3 tahun, 2 tahun kelamaan.

    Pada saat pertama kali 1977
    (Tjun tjun + johan wahyudi)
    1980 christian hadinata + ade chandra.
    Karena saat itu selang 3 tahun !!!!
    (Atleth atlethnya nunggu untuk jadi juara/mengikuti tour sementara umur makin tua….hihihihi…makanya jadi 1 tahun sekali).

    Paling banyak juara dunia HENDRA SETIAWAN

    Negara paling banyak juara dunia untuk ganda putra :
    1. Indonesia.
    2. Cina.
    3. Korea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *